KOPERASI DIGITAL INDONESIA MANDIRI

Disahkan oleh Menkop UKM pada tanggal 20 Mei 2016 di Jakarta

Koperasi Digital adalah ground initiative dari (Masyarakat Telematika Indonesia) MASTEL dan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) untuk menjadikan Produk Digital Nasional sebagai tuan rumah di negeri sendiri

Dewan Pengawas

Ketua : Kristiono
Wakil Ketua : Jamalul Izza

Anggota:

  1. Hermawan Kartajaya
  2. Hari Santosa Sungkari
  3. Darmoni Badri
  4. Bagus Rachman
  5. Rudiansyah
  6. Hendra Warsita
  7. M Rully Sumbayak
  8. Bobby Rasyidin
  9. M. Imam Nashiruddin

Dewan Pengurus

Ketua Umum  : Henri Kasyfi Soemartono
Sekretaris Jenderal : Arki Rifazka
Bendahara Umum  : Agus Budirahardjo

Anggota:

  1. Teguh Prasetya
  2. Adi Indrayanto
  3. Rudi Rusdiah
  4. Kanaka Hidayat
  5. Adie Marzuki
  6. Handoyo Taher
  7. Ony Martin
  8. Sarwani Dwinanto
  9. Zulfadly Syam

ARAH GERAK KOPERASI DIGITAL

Secara bersama-sama mengembangkan alat produksi digital dan mengimbangi invasi produk digital dari luar negeri dengan mengajak masyarakat menggunakan perangkat digital (device dan apps) nasional

Mendukung kemandirian Broadband Internet Republik Indonesia dengan memiliki dan meluncurkan Satelit Rakyat yang dapat mencakup seluruh wilayah kepulauan Republik Indonesia, dengan internet berkecepatan tinggi (hingga 100 Mbps) hingga tidak ada lagi “internet blank spot”

Mengajak masyarakat untuk bersama-sama memiliki institusi bisnis dalam wadah koperasi

Memberikan keuntungan kepada anggota, sebagaimana ciri khas gerakan koperasi

FOKUS KOPERASI DIGITAL

Fokus Produksi Alat Digital untuk Pengguna

Desain & Produksi Smartphone

Pembangunan Pabrik Smartphone Lokal

Pembangunan Pabrik Komponen Smartphone Lokal

Digicoop Smartphone Lokal

Fokus Produksi & Operasi Jaringan Telekomunikasi

Akuisisi Satelit-Satelit Asing di atas Indonesia

Desain, Peluncuran dan Operasi Satelit Rakyat Indonesia

Akusisi saham asing pada operator- operator strategis

Digicoop Satelit Rakyat

Fokus Pengembangan Aplikasi Lokal Alternatif

Memberikan Alternatif pendanaan untuk aplikasi lokal

Mengakuisisi kembali saham di aplikasi- aplikasi lokal yang  dimiliki asing

Digicoop Aplikasi Nasional

Menuju Ekonomi Digital Yang Mandiri dan Berdaulat Melalui Koperasi

URGENSI KEDAULATAN DIGITAL BANGSA INDONESIA

Indonesia Digital Profile

HASIL SURVEY MASTEL & APJII (Q4-2016)

Hasil Survey MASTEL APJII

SUDAH ADA AWARENESS UNTUK MEREBUT KEDAULATAN DIGITAL INDONESIA

KERJASAMA “HEXA-HELIX ” MENUJU KEMANDIRIAN DIGITAL INDONESIA

Smartphone Digicoop merupakan buah dari kerjasama Hexa Helix yaitu:

  1. Inisiatif Komunitas (APJII & MASTEL) dengan dukungan dari Kemenkop UKM & Kemenkominfo
  2. R&D Lokal (ITB-Menristekdikti)
  3. Design Lokal
  4. Pabrikasi Lokal
  5. Distribusi & Support
  6. Operating System Lokal ID3OS Berbasis Android 6
  7. Aplikasi Lokal & Aman
    • - Browser Lokal
    • - Penyimpanan Data (Cloud) Lokal
    • - Chat-Messenger Lokal
    • - Email Digicoop Lokal
    • - Platform Iklan Lokal
    • - Status Keanggotaan
    • - Single Sign On

Digicoop Hexa Helix

TANTANGAN BAGI HP LOKAL DI ERA INVASI DIGITAL

Bagaimana berkompetisi dengan HP Impor yang:

  1. Terasa Kompetitif (karena disubsidi oleh negara asal)
  2. Latest technology (ekosistem industri perangkat keras telah terbangun)
  3. Serba terintegrasi dengan Cloud

SOLUSI:

  1. Tidak bisa hanya mengandalkan Pricing & Technology
  2. Memproduksi smartphone yang dapat memberikan pemasukan tambahan bagi penggunanya
  3. Harus membuat model Bisnis baru yang memungkinkan Smartphone digratiskan (via keanggotaan Koperasi)
  4. Menjadikan Program ini sebagai gerakan Nasional Bersama untuk Membangkitkan Kedaulatan Digital Bangsa yang mengedepankan karya anak Bangsa dan keutamaan seluruh data berada di dalam negeri

WUJUD KEDAULATAN DIGITAL DI SMARTPHONE DIGICOOP

Wujud Kedaulatan Digital
Yuk Gabung di Koperasi Digital

SYARAT MENJADI ANGGOTA

Persyaratan untuk menjadi anggota Koperasi sebagai berikut:

  1. WNI (Warga Negara Indonesia).
  2. Mengisi formulir permohonan secara online yang dilengkapi dengan informasi nomor KTP anggota
  3. mengunggah foto diri anggota melalui website koperasi sebagai tanda pengenal diri anggota

Dengan melakukan pendaftaran online maka calon anggota koperasi yang mendaftar dianggap:

  1. telah menyetujui Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan ketentuan/peraturan lainnya yang berlaku di Koperasi;
  2. bersedia melunasi simpanan pokok secara tunai; dan
  3. melunasi simpanan wajib bulanan dengan cara pembayaran tunai untuk 12 (dua belas) bulan di muka.

JENIS SIMPANAN DIGICOOP

Jenis Simpanan Koperasi Digital

PENDAPATAN PADA SMARTPHONE YANG BERKONTRIBUSI KE SHU

Pendapatan Smartphone